Pages

Minggu, 07 Desember 2014

Pengambilan Keputusan



Tugas pengantar manajemen pendidikan

Definisi keputusan menurut para ahli

Ralph C. Davis (Hasan, 2004) memberikan definisi atau atau pengertian keputusan sebagai hasil pemecahan masalah yang dihadapinya dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang pasti terhadap suatu pertanyaan. Keputusan harus dapat menjawab pertanyaan tentang apa yang dibicarakan dalam hubungannya dengan perencanaan. Keputusan dapat pula berupa tindakan terhadap pelaksanaan yang sangat menyimpang dari rencana semula.

.Mary Follet : memberikan definisi atau pengertian keputusan sebagai suatu atau sebagai hokum situasi. Apabila semua fakta dari situasi itu dapat diperolehnya dan semuayang terlibat, baik pengawas maupun pelaksana mau mentaati hukumannya atau ketentuannya, maka tidak sama dengan mentaati perintah. Wewenang tinggal dijalankan, tetapi itu merupakan wewenang dari hukum situasi.

Syafaruddin Anzizhan
Pengambilan keputusan merupakan suatu proses memecahkan suatu masalah dengan menentukan pilihan dalam beberapa alternatif untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Langkah-langkah dalam pengambilan keputusan

a)     Mengidentifikasi suatu masalah
b)     Memperjelas dan menyusun prioritas sasaran
c)     Menciptakan pilihan-pilihan
d)     Menilai pilihan-pilihan
e)     Membandingkan akibat-akibat pada masing-masing pilihan
f)      Memilih pilihan dengan konsekuensi dengan sasaran-sasaran

Jenis masalah  
1.    Masalah koretif adalah masalah yang timbul karena adanya penyimpangan dari apa yang di rencanakan
2.    Masalah progresif adalah suatu masalah yang terjadi akibat adanya keinginan untuk memperbaiki suatu prestasi atau hasil masa lalu.
3.    Masalah kreatif adalah suatu masalah yang muncul karena adanya keinginan untuk menciptakan sesuatu yang sama sekali baru.

Gaya pengambilan keputusan
1.  Gaya direktif
a.    Mempunyai toleransi rendah
b.    Berorientasi pada tugas dan masalah teknis
c.    Cenderung lebih evisien, logis, pragmatis, dan sistematis.
d.    Berfokus pada fakta dan menyelesaikan segala sesuatu dengan cepat.

2.  Gaya analitik
a.    toleransi yang tinngi.
b.    orientasi teknis.
c.    Membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil keputusan.

3.Gaya konseptual
a.toleransi yang tinggi.
b.peduli pada lingkungan social.
c.suka mempertimbangkan banyak pilihan.
d.berani mengambil resiko.
e.ketidakpastian pengambilan keputusan.

4.Gaya perilaku
a.Toleransi ambiguitas yang rendah.
b. menyukai situasi keterbukaan dalam pertukaran pendapat.
c. menghindari konflik dan sepenuhnya peduli pada kebahagiaan orang lain.
d.tidak membuat keputusan yang tegas terutama saat hasil keputusan akan  membuat orang sedih.

Kondisi pengambilan keputusan

      1)    Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti
·         Alternatif yang dipilih hanya memiliki satu hasil
·         Keputusan yang diambil didukung oleh informasi/data yang lengkap
·         Mengetahui apa yang akan terjadi di masa yang akan datang
·         Selalu dihubungkan dengan masalah rutin

      2)    Pengambilan keputusan dalam kondisi resiko
·         Alternatif yang dipilih lebih dari satu
·         Pengambilan keputusan memiliki lebih dari satu alternatif
·         Informasi /data mendukung dalam membuat keputuan

      3)    Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti
·         Tidak diketahui sama sekali kondisi yang mungkin timbul
·         Tidak memiliki informasi/data yang lengkap
·         Hal yang akan diputuskan biasanya belum pernah terjadi

      4)    Pengambilan keputusan dalam kondisi konflik
·         Pengambil keputusan saling bersaing
·         Kepentingan dua atau lebih pengambil keputusan saling bertentangan
·         Pengambil keputusan bertindak sebagai pemain dalam suatu permainan

Pendekatan pengambilan keputusan

     1)    Pendekatan filosofi
Konsekuensialisme dalam hal ini pelaku benar-benar sungguh-sungguh dalam memaksimalkan manfaat yang dihasilkan oleh keputusan.Sedangkan,utilitiarianisme hanya sebagian manfaat dalam pengambilan keputusan baik dalam bisnis,profesional,dan organisasi.

       2)    Pendekatan lima pertanyaan
  Adalah pendekatan yang berguna untuk pertimbangan masalah dan dirancang untuk memfokuskan proses pengambilan keputusan atau pengambil keputusan yang terlibat.

      3)    Pendekatan standar moral
   Untuk menganalisis dampaknya dalam suatu masalah,dan memimpin pengambil keputusan untuk analisis yang lebih luas.

      4)    Pendekatan pastin
            Menggunakan konsep etika aturan dasar bahwa individu dan organisasi memiliki aturan   dasar yang mengatur perilaku .


0 komentar:

Posting Komentar

Text Widget

apa yang anda baca adalah tugas -_-
 

Blog Template by BloggerCandy.com